Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) UIN Syekh Wasil Kediri mengadakan kegiatan Safari Ramadan (Safrom) yang bekerja sama dengan SMAN 5 Taruna Brawijaya. Kerja sama ini dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, yaitu pada tanggal 19 sampai dengan 21 Februari 2026, bertempat di Mojoroto, Kota Kediri, dengan mengirimkan sebanyak 20 tutor untuk mengajar keagamaan kepada para taruna dan taruni kelas X, XI, dan XII.
Kegiatan Pondok Ramadan diawali dengan salat duha berjamaah yang diimami oleh salah satu perwakilan rekan PK IPNU UIN Syekh Wasil Kediri. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur'an dan penyampaian materi keagamaan di kelas. Adapun materi yang dipelajari bervariasi, mulai dari taharah, salat jamak dan qasar, hingga haji dan umrah.
Ketua pelaksana Safrom, Rekanita Izza, menyampaikan bahwa para tutor tidak hanya memberikan ilmu secara teori, tetapi juga mengadakan praktik agar materi yang dipelajari di kelas dapat dipahami dengan baik.
"Untuk teknis Safrom, para tutor bukan hanya belajar soal materi, tetapi juga praktik sehingga anak-anak dapat mengingat hal yang mereka rasa itu adalah hal baru. Insya Allah, dengan praktik, materi tersebut juga mudah diingat," ungkapnya.
Pada saat praktik, para taruna dan taruni melaksanakannya di tempat yang berbeda-beda. Praktik taharah dilakukan di kelas masing-masing, yaitu mempraktikkan cara wudu dan tayamum yang benar. Praktik salat jamak dan qasar dilaksanakan di masjid. Sementara itu, praktik manasik haji bertempat di auditorium.
Ketua PK IPPNU UIN Syekh Wasil Kediri, Rekanita Twenty, menuturkan rasa terima kasihnya atas kesempatan yang diberikan kepada PK IPNU-IPPNU UIN Syekh Wasil Kediri. Ia juga berharap agar kerja sama tahun ini dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
"Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan untuk mengajar siswa di sini dengan berbagai macam tantangan. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut pada kepengurusan selanjutnya," ujarnya.
Sementara itu, Guru PAI SMAN 5 Taruna Brawijaya, Bapak Taufikur Rochman, M.Pd.I., menjelaskan bahwa tujuan Pondok Ramadan yang bekerja sama dengan PK IPNU-IPPNU UIN Syekh Wasil Kediri adalah sebagai bentuk pembaruan dari kebijakan sebelumnya.
"Tujuan kami, para guru PAI, ingin ada penyegaran dari kebijakan tahun lalu. Mengingat kami dulu juga sebagai mahasiswa, kami ingin memberikan kesempatan kepada mahasiswa UIN Syekh Wasil Kediri untuk mengamalkan ilmu yang didapat serta memahami tugas-tugas guru di masa depan. Selain itu, agar para siswa di sini memiliki wawasan keagamaan dengan harapan mereka menjadi nasionalis agamis," jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan acara buka bersama yang dihadiri para tutor yang telah mengisi kegiatan Pondok Ramadan bersama bapak dan ibu guru SMAN 5 Taruna Brawijaya.
Pewarta: Rekanita Dina