Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri bersama Forum Koordinasi (FK) Galuh Candra Kirana (GACANA) kembali menyelenggarakan kegiatan kajian islam bagi umum pada Ahad (17/05/2026), bertempat di Masjid Jami’ Abi Sa’roni UIN Syekh Wasil Kediri. Kajian Islam ini merupakan salah satu puncak dari rangkaian Peka Festival 2026 yang dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan rohani dan penguatan karakter bagi seluruh muslim khususnya mahasiswa.
Dalam kegiatan ini, hadir juga Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Kediri yaitu KH Abu Bakar Abdul Jalil, akrab disapa Gus Ab menyampaikan bahwa IPNU dan IPPNU ini termasuk bagian dari tarkul khauf 'alaa dzahabil Islam yakni upaya menjaga dan mengamalkan ajaran Islam melalui berbagai kegiatan positif.
"Anak-anak IPNU dan IPPNU ini termasuk bagian dari tarkul khauf 'alaa dzahabil Islam. Mereka ikut menjaga ajaran Islam dengan terus menghidupkan kegiatan-kegiatan seperti kajian ini. InsyaAllah tetap aman dan membawa manfaat bagi banyak orang. Semoga kegiatan ini mendapat ridha Allah SWT,” ujar Gus Ab.
Kegiatan kajian kali ini menghadirkan Lora Muhammad Ismael Amin Al Kholilie sebagai pengisi tausiyah. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan pesan bertema "Menjaga Batas dan Kehormatan: Etika Interaksi Lawan Jenis dan Komunikasi Islami sebagai Fondasi Kepemimpinan yang Berakhlak." Melalui pesan tersebut, antara laki-laki dan perempuan diajak untuk menjaga batasan, mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjauhi larangan-Nya, memegang prinsip-prinsip adab serta akhlak.
Wakil Ketua Bidang Dakwah PK IPNU UIN Syekh Wasil Kediri, Rekan Alvin juga berharap tema ini bisa menanamkan bahwa akhlak dan etika merupakan pondasi penting dalam membangun jiwa kepemimpinan,
"Tema ini juga diharapkan bisa menanamkan, bahwa akhlak dan etika merupakan pondasi penting dalam membangun jiwa kepemimpinan. Sebab seseorang yang mampu menjaga adab dalam pergaulan dan komunikasinya akan lebih dihormati, dipercaya, serta mampu menjadi contoh yang baik bagi anggotanya," pungkasnya.
Pewarta: Rekanita Kanaya